DIARI 2026: KOMODITAS PRODUK DAN IKLAN OBAT BAHAN ALAM, OBAT KUASI, DAN SUPLEMEN KESEHATAN

20-03-2026 Umum Dilihat 21 kali

Jakarta, 11 Maret 2026

Direktorat Registrasi Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik mengadakan kegiatan DIARI (Dialog Interaktif Asosiasi - Regulator - Industri) yang bertempat di Badan POM, Jakarta. Kegiatan ini dilakukan secara hybrid (luring dan daring), serta dihadiri oleh perwakilan asosiasi pelaku usaha diantaranya APSKI, GP Jamu, GP Farmasi, GAPOTA, PPJAI, HIMASTRA, UPTD Pengujian, Pengembangan Obat Tradisional, dan Pengelolaan Perbekalan Kesehatan, Dewan Periklanan Indonesia, serta para industri dan pelaku usaha di bidang obat bahan alam, obat kuasi dan suplemen kesehatan.

DIARI dilaksanakan sebagai forum komunikasi dan ruang dialog terbuka untuk menggali permasalahan aktual serta menyerap masukan dari stakeholder. Masukan tersebut menjadi bahan evaluasi penting bagi perbaikan sistem, penyempurnaan mekanisme layanan, serta sebagai dasar dalam melakukan review dan penguatan regulasi secara berkelanjutan. Sebelumnya telah dilakukan pengumpulan masukan melalui tautan yang disampaikan kepada stakeholder di bidang Obat Bahan Alam, Obat Kuasi, Suplemen Kesehatan secara online dengan jumlah responden 92 orang. Hasil masukan tersebut dikelompokan dalam beberapa aspek yaitu 

  • Perbaikan layanan konsultasi 24,24%

  • Perbikan sistem 17,17%

  • Pertanyaan teknis 17,17%

  • Percepatan timeline 14,14%

  • Perbaikan regulasi 11,11%

  • Saran/ masukan umum 10,10%

  • Peningkatan frekuensi kegiatan strategis, seperti BIMTEK, PROAKSI BERPADU, NIE TUNTAS 6,06%

Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan partisipasi aktif dengan menyampaikan berbagai masukan konstruktif. Pada kesempatan, Direktorat Registrasi OTSKK juga memaparkan sejumlah inovasi yang mulai diimplementasikan pada tahun 2026 diantaranya yaitu ProAKSI Berpadu (Program Akselerasi Penerbitan Nomor Izin Edar Terpadu) “NIE TUNTAS” berupa layanan One Day Service dan Penerapan Artificial Intelligence (AI) pada proses notifikasi kosmetik. 

Regulator dan industri merupakan mitra strategis dalam upaya melindungi masyarakat. BPOM turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang secara konsisten mendukung terwujudnya pelayanan publik yang berkualitas. Kepatuhan terhadap regulasi merupakan bentuk tanggung jawab bersama guna menjaga kepercayaan publik terhadap produk obat bahan alam, obat kuasi, dan suplemen kesehatan.

Melalui kegiatan DIARI, diharapkan hasil diskusi tidak berhenti pada tataran forum semata, melainkan dapat ditindaklanjuti dalam bentuk langkah-langkah perbaikan yang konkret, terukur, dan berkelanjutan.



Sarana